Pulau Hawai, Rumah Bagi Hewan Laut Tertua di Dunia

v

Pulau Hawai, Rumah Bagi Hewan Laut Tertua di Dunia – Spons laut Aphrocallistes vastus ditemukan di perairan Northwestern, Kepulauan Hawai pada kedalaman 2100 meter dari permukaan laut. Spons laut ini berukuran sama seperti Kijang New Innova merupakan spons terbesar di dunia yang hidup ratusan hingga ribuan tahun. Usia biota laut tersebut bisa dikatakan merupakan hewan yang tertua di dunia saat ini.

Spons laut ini ditemukan di perairan antara Pulau Hawai dan Midway Atoll, oleh sebuah kapal selam yang dioperasikan menyelami taman laut Papahanaumokuakea. Spons ini digambarkan berbentuk seperti lipatan-lipatan otak berwarna putih pucat kebiruan. Umur biota laut ini diperkirakan berdasarkan usia terumbu karang yang tumbuh di lingkungan yang sama berumur mencapai 4000 tahun. Informasi yang dikumpulkan oleh para ilmuwan dari juga menyatakan bahwa spons laut ini bisa hidup hingga 2000-4000 tahun lamanya.

Spons laut Aphrocallistes vastus diyakini sebagai golongan hewan pertama yang berevolusi di Bumi, dan dikatakan sebagai nenek moyang semua hewan yang tumbuh kompleks. Biota laut ini membantu meningkatkan kehidupan laut pada 750 juta tahun lalu. Lumba-lumba menggunakan spons laut untuk membantu mencari makanan di dasar laut. Hewan laut ini sangatlah primitif, tidak memiliki sistem pencernaan atau sistem saraf dan hanya memanfaatkan aliran air pada tubuh untuk bertahan hidup.

Taman laut Papahanaumokuakea merupakan kawasan konservasi terluas di Amerika Serikat dengan luas 140.000 mil persegi. Luas ini sama dengan jumlah seluruh taman nasional di negara Paman Sam tersebut. Peneliti mengatakan mereka selalu menemukan lebih dari 100 spesies baru. Mereka bisa menemukan jenis-jenis ikan baru yang tersembunyi di balik celah karang, dan segala tanaman yang tumbuh di atas spons laut dan karang. Kawasan konservasi ini memiliki 7000 spesies laut atau sejumlah seperempat dari spesies seluruh planet dan masih banyak yang belum teridentifikasi.

Pulau Hawai, Rumah Bagi Hewan Laut Tertua

Spons laut tumbuh bersama dan membentuk habitat yang menjadi tempat penampungan, penyaringan air laut, dan menghapus materi kotor di dalam air. Spons laut memiliki tekstur yang sama seperti styrofoam dengan permukaan bawah yang agak kasar, dan dapat tumbuh hingga setinggi 3 meter. Berkaitan dengan strukturnya yang kasar, spons laut memiliki peran yang sangat penting bagi kalangan biota laut spons kaca yang tumbuh di karang laut.

Spons laut Aphrocallistes vastus merupakan spesies yang serupa dengan Heterochone calyx atau disebut spons cangkir, dimana bentuknya sama-sama seperti awan. Namun dinding-dinding spons ini lebih tebal dari spons awan, dan seringkali memiliki bentuk seperti kuncup di atasnya seperti vas. Spons laut ini sangatlah rapuh, peneliti menemukan biota laut ini bahkan dalam keadaan sekarat setelah patah menjadi dua bagian. Spons laut yang rusak ini ditemukan di permukaan karang yang rusak.